Kenapa Malam Selalu Membuat Semuanya Terasa Lebih Berat?

 

Kenapa Malam Selalu Membuat Semuanya Terasa Lebih Berat?

Aku nggak tahu sejak kapan malam mulai terasa seperti tempat paling ramai di dalam kepala.

Padahal dunia sudah sunyi.
Notifikasi mulai berhenti.
Orang-orang tidur.
Lampu dimatikan.

Tapi justru di situ pikiranku mulai paling berisik.

Hal-hal yang siang tadi terasa biasa saja… tiba-tiba jadi berat saat malam datang.

Pesan yang belum dibalas mulai dipikirkan lagi.
Kenangan lama datang tanpa diminta.
Ketakutan kecil berubah jadi skenario besar di kepala.

Dan semakin larut malam, semuanya terasa lebih emosional.

Aku pernah bertanya:

“Kenapa aku selalu overthinking saat malam?”

Mungkin karena siang hari kita terlalu sibuk untuk benar-benar merasakan sesuatu.

Kita sibuk terlihat kuat.
Sibuk bekerja.
Sibuk mengalihkan diri.

Tapi malam tidak memberi banyak distraksi.

Malam membuat kita duduk sendirian dengan isi kepala sendiri.

Dan di situ, semua hal yang selama ini ditahan mulai muncul pelan-pelan.

Rasa capek.
Rasa takut.
Rasa sepi.
Hal-hal yang belum selesai di dalam hati.

Yang paling melelahkan kadang bukan masalahnya.
Tapi cara otak mengulang semuanya berkali-kali saat suasana sudah terlalu sunyi.

Dan anehnya, malam membuat semuanya terasa lebih pribadi.

Seolah semua luka berbicara lebih keras saat tidak ada suara lain.

Tapi sekarang aku mulai belajar sesuatu:

Tidak semua hal yang terasa besar di malam hari benar-benar sebesar itu.

Kadang malam hanya membuat pikiranku lebih sensitif dari biasanya.

Jadi sekarang, saat kepalaku mulai ramai tengah malam, aku mencoba tidak langsung percaya semua pikiranku.

Aku tarik napas pelan.
Aku berhenti mengejar semua jawaban.
Aku ingatkan diriku sendiri:

“Aku nggak harus menyelesaikan semuanya malam ini.”

Dan mungkin…

itu cukup untuk membuat hati sedikit lebih tenang sebelum tidur. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Cuma Ingin Satu Hari Tanpa Overthinking

Aku Akhirnya Berhenti Mengejar Versi Diriku yang Sempurna

Aku Mulai Menerima Bahwa Tidak Semua Hal Harus Dipahami Sekarang